Oleh: bagasuari | Januari 29, 2010

Wah, aq nemu lagi PTC yang oke nih…


Oleh: bagasuari | Januari 29, 2010

Ngenet cuma ngabisin duit? Udah gak zaman! Sekarang banyak orang yang menggantungkan keberlangsungan finansialnya pada internet.
Buat para pemula yang masih ragu mencoba dan gak mau keluar modal, ada bisnis internet yang beresiko kecil tapi menghasilkan untung besar yaitu PTC (Paid to Click). Anda hanya tinggal klik pada setiap iklan yang ada di website dan uang akan langsung mengalir ke rekening Anda. Mudah kan? Coba deh salah satunya, gratis loh…


Oleh: bagasuari | Januari 29, 2010

Mencari Keluarga

Keluarga itu apa?

Setiap orang yang sedarah dengan kita,

Setiap orang yang punya hubungan perkawinan dengan kita,

Setiap orang yang seagama dengan kita,

Setiap orang yang punya satu pandangan politik dengan kita,

Setiap orang yang punya kepentingan yang sama dengan kita,

Ya, itulah keluarga yang semu

Lalu apa keluarga yang sebenarnya?

Bagiku,

Setiap orang yang menghargai keputusan kita meski berbeda dari harapannya,

Setiap orang yang rela mengulurkan tangannya untuk membantu meski dirinya juga sedang kesusahan,

Setiap orang yang setia disamping kita untuk menopang jiwa dan raga kita yang akan ambruk meski

jiwa dan raganya juga merasakan kelelahan yang sama,

Setiap orang yang rela pasang badan untuk  melindungi kita meski dunia akan memusuhinya,

Setiap orang yang selalu melihat kelebihan kita ketika orang lain selalu melihat kekurangan kita,

Itulah makna dari sebuah keluarga

Bukan mencintai karena kepentingan

Tapi mencintai dengan pengorbanan

Sekarang, cobalah tanyakan pada dirimu sendiri

Apakah kau sudah menjadi keluarga sejati bagi orang terdekatmu?

Yogyakarta, 26 Januari 2010

Oleh: bagasuari | Januari 29, 2010

Ngelantur Malam-Malam

Pagi hari sambil sarapan: Pencet sana..pencet sini..ganti sana..ganti sini..wah, sama semua..

Sore hari sambil ngeteh: Pencet sana..pencet sini..ganti sana..ganti sini..wah, sama semua..

Tengah malem sambil nunggu mata ngantuk: Pencet sana..pencet sini..ganti sana..ganti sini..wah, sama semua..

WAAAA!!!!!!! PROGRAM TV KOK SAMA SEMUA!!!!!!!!!!!!!!

Gak percaya, ayo kita iseng bahas satu persatu..

Program berita: Berita pagi biasanya akan diulang lagi saat siang, berita siang biasanya diulang lagi saat petang/malam, berita petang/malam biasanya akan diulang lagi saat pagi. Balik lagi, deh ke siklus awal. Terus, kapan waktu terbaik nonton program berita? Menurut pengalaman saya sebagai komentator berita, waktu menonton program berita terbaik adalah tengah malam. Kita gak akan menyesal sudah melewatkan berita pagi dan gak langganan koran, soalnya, mau tidak mau, pasti akan ada rangkuman berita seharian itu dan berita yang fresh from oven dari redaksi yang baru dimunculkan saat itu. Jadi, bisa dibilang berita pagi cuma hangat, gak panas lagi, karena dah ditayangkan pada tengah malam. Lagian, hampir semua stasiun TV menyampaikan berita yang sama. Bahkan format penyampaian berita pun hampir mirip. Kalo ada berita yang beda paling cuma segmen feature aja. Berita utama bisa dipastikan sama. Bosen juga tiap hari dijejali informasi yang itu2 aja. Politisi, birokrat, dan aparat penegak hukum yang ribut sendiri. Sebenarnya siapa yang salah? Sebenarnya apa yang dicari? Uang, kekuasaan, pangkat, rasa hormat? Omong kosong! Jika aspek politis sudah masuk dalam aspek penegakan hukum, berarti sama dengan menyuruh Themis membuka penutup matanya dan menutup mata hatinya. Dan yang pasti, rakyat lagi yang akan jadi korbannya. Lihat saja, berita masyarakat miskin yang hampir mati gara2 kelaparan dan sakit menahun karena tak punya uang untuk berobat disandingkan dengan berita para pejabat yang dapat tambahan fasilitas dan tunjangan yang bahkan hasil kinerjanya saja belum terlihat. Miris. Ironi sebuah Negara dunia ketiga.

Program infotainment: Fatwa NU manjur juga loh…dari pengamatan saya sebagai (masih) komentator berita, info2 yang dihadirkan infotainment sekarang sedikit lebih berisi daripada sebelumnya. Kalau biasanya mayoritas meliput masalah “kegoncangan rumah tangga artis” sekarang nguber “sejuta kegiatan artis (walaupun kegiatannya agak tidak penting, tapi lumayan buat tambah2 Vit.A).“

Program musik: Hampir semua stasiun TV punya program musik Indonesia. Gak tau harus senang atau malah sedih. Seneng karena music Indonesia jadi tuan rumah di negeri sendiri (bahkan di Negara lain). Sedih karena setiap hari cuma denger musik yang bergenre sama dari band2 satu album maupun penyanyi modal tampang dengan kualitas suara pas-pasan (pas sama lagunya, kalo disuruh nyanyi lagu lain, suaranya peyok >.<). Ditambah lagi, program musik di beberapa stasiun TV swasta menghalalkan lip sinc. Lebih menyedihkan lagi, kompetisi musik anak malah dihiasi anak2 yang dipaksa menyanyikan lagu2 dewasa, entah karena tak kenal lagu anak2 atau karena berfikir bahwa kalau bisa menyanyikan lagu dewasa sampai 7 oktaf ditambah vibrasi, bisa dipastikan ketika besar nanti jadi penyanyi yang berkualitas bagus dan terkenal di dunia! (padahal, anak2 itu masih harus melewati masa pubertas yang tentu akan berpengaruh pada perubahan warna suara) Karena itu, jangan salahkan saya ketika telinga yang berselera tinggi ini lebih memilih lagu2 indie dan lagu dari belahan dunia lain yang liriknya lebih berisi dan musiknya lain daripada yang lain (orang bilang aneh tapi menurut saya unik).

Program olahraga: Sepakbola is the best! Sepakbola nomor satu! Apakah olahraga di dunia ini cuma satu? Kalo alasannya karena acara sepakbola yang paling bisa menarik keuntungan paling banyak dibandingkan menayangkan olahraga lain, berarti stasiun TV kurang canggih dalam strategi menarik penonton! Sedikit sekali atau bahkan gak ada stasiun TV yang secara rutin menayangkan pertandingan cabang olahraga lain secara live (tayangan ulangpun gak ada, boro boro internasional, pertandingan tingkat nasional aja gak ada yang mau nayangin T.T ). Contoh yang paling membuat saya sedih ya Badmintonmania selalu kirim email ke sejumlah stasiun TV mohon2 utk menayangkan event turnamen bulutangkis yang diikuti atlet Indonesia. Lihatlah betapa gegap gempitanya penyambutan Piala Dunia di beberapa stasiun TV swasta, padahal masih pertengahan tahun lagian timnas Indonesia g main -.- ! Tapi persiapan tim Thomas-Uber Indonesia dalam perebutan Thomas-Uber Cup bulan Mei 2010 nanti hampir tidak ada gaungnya di stasiun TV manapun! Running text tentang prestasi atlet Indonesia di cabang olahraga lain pada beberapa program berita olahraga di beberapa stasiun TV bahkan jarang ditampilkan (Saya salut untuk TVRI yang konsisten menayangkan program berita olahraga yang menampilkan prestasi atlet2 Indonesia dari berbagai cabang oleahraga). Bukan berarti saya benci sepakbola. Saya selalu nonton acara TV live timnas Indonesia, saya dukung mereka kalah atau menang. Tapi mbok yao, media elektronik ikut andil dalam memajukan cabang olahraga lain di Indonesia.

Fiuh…dah ngantuk neh..segini dulu aja deh ngelanturnya. Tulisan di atasjuga boleh dikomentarin lagi kok, karena pasti ada dari para pembaca sekalian yang pro/kontra. Pokoke gak usah terlalu dianggap serius yaa..dibawa santai aja…

n.b:Tulisan ini dibuat jam 8 malem, meski baru diposting siang hari..maklum, belum masang eternit, eh internet!

Oleh: bagasuari | Desember 14, 2009

Iseng-Iseng (Tidak) Berhadiah!!!!

Wah..panas-panas gini enaknya ngapain ya? Beli es, gak punya duit..mending masuk ke perpus yg ada AC (baca: ei-si, bukan ase) -nya! ngadem gratisan.. Nah..ngomong2 pada tau g sih kepnjangan AC itu apa?

a. Air Conditioner

b. Air Cooling

c. Air Cucian

Ayo, tebak! Buat yg bisa jawab, g ada hadiah. Hanya kepuasan batin aja…nyeh..nyeh..nyeh..

Jawabannya kapan2 ya!

Oleh: bagasuari | Desember 11, 2009

Surat Jawaban

Yo..yo..yo..tugas kedua Hukum Acara PTUN dah aq kumpulkan..So, aq bagiin surat jawaban buat kalian yang dpt tugas kuliah HAPTUN atau siapapun yg mau belajar ttg PTUN. Apa yg saya berikan ini tidak dijamin kenbenaran materiilnya.

Kepada Yth.

Bapak Majelis Hakim

Dalam Perkara Tata Usaha Negara No. 0041/TUN.G/2009/PTUN.JKT

Di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta

Jl. Sentra Primer Baru Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur

HAL: JAWABAN

Dalam perkara No. 0041/TUN.G/2009/PTUN.JKT

Antara

Negara Republik Indonesia cq. Menteri Keuangan Republik Indonesia sebagai TERGUGAT

Melawan

Alfito Pambudi, S.E. sebagai PENGGUGAT

Dengan hormat,

Sebagai kuasa yang bertindak untuk dan atas nama Tergugat yang dalam hal ini telah diberi kuasa khusus tertanggal 5 Oktober 2009 (terlampir), dengan ini hendak mengajukan dalil-dalil seperti apa yang akan terurai di bawah ini sebagai konklusi jawaban.

  1. I. DALAM EKSEPSI
    1. Bahwa surat keputusan atas upaya keberatan administrasi Penggugat mengenai pemberhentian dirinya baru dikeluarkan pada tanggal 4 September 2009, dikarenakan terdapat beberapa prosedur yang harus dijalani untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut, sehingga gugatan telah terlebih dahulu diajukan ke PTUN sebelum ada surat keputusan atas upaya keberatan.
    2. Bahwa dalam gugatan No. 0041/TUN.G/2009/PTUN.JKT yang diterima oleh panitera PTUN Jakarta pada tanggal 27 Agustus 2009, diperbaiki pada tanggal 5 Oktober 2009 telah melampaui jangka waktu 30 hari sebagaimana ditentukan dalam pasal 63 ayat (2) huruf a Undang-undang No. 5 Tahun 1986 jo Undang-undang No. 9 Tahun 2004.
  1. II. DALAM POKOK PERKARA
    1. Bahwa Tergugat dengan ini membantah seluruh dalil-dalil gugatan Penggugat, kecuali atas hal-hal yang secara tegas diakui oleh Tergugat dalam jawaban ini.
    2. Bahwa memang benar Tergugat telah mengeluarkan surat keputusan pemberhentian terhadap Penggugat, namun bukan berupa surat pemberhentian tetap, melainkan surat pemberhentian sementara.
    3. Bahwa tidak benar dalil Penggugat pada butir 2, mengenai kerugian Penggugat, yang menyatakan bahwa Penggugat tidak pernah menerima gaji sejak ditahan hingga diajukannya gugatan, sebab gaji Penggugat tetap dibayarkan secara teratur setiap bulan meskipun Penggugat diberhentikan sementara dari jabatannya.
    4. Bahwa sejak bulan Maret 2009 hingga keluarnya surat pemberhentian, Penggugat masih dikenakan tahanan sementara oleh pejabat yang berwajib karena disangka telah melakukan perbuatan pidana penyuapan, hal tersebut menunjukkan adanya indikasi kuat Penggugat melakukan perbuatan pidana tersebut, sehingga jumlah gaji yang dibayarkan hanya sebesar 50 % (lima puluh persen) dari gaji pokok.
    5. Bahwa Tergugat mengeluarkan surat keputusan pemberhentian melihat dari fakta-fakta perbuatan pidana yang telah dilakukan oleh Penggugat.
    6. Bahwa Tergugat mengeluarkan surat keputusan dikarenakan tindakan Penggugat tidak patut dan tidak layak serta tidak sesuai dengan visi dan misi serta fungsi dan kedudukan lembaga/instansi Penggugat berada.
    7. Bahwa Tergugat menganggap perbuatan pidana yang dilakukan oleh Penggugat telah mencemarkan nama baik dari instansi atau lembaga.

  1. III. KESIMPULAN

Bahwa berdasarkan uraian-uraian Tergugat tersebut di atas maka sangat beralasan hukum Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk berkenan memutuskan sebagai berikut:

Dalam Eksepsi:

Menyatakan gugatan ditolak atau setidak-tidaknya tidak dapat diterima

Dalam Pokok Perkara:

  1. Menyatakan menolak gugatan Penggugat seluruhnya atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan Penggugat tersebut tidak dapat diterima;
  2. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara ini menurut hukum.

Atau:

Apabila Pengadilan berpendapat lain mohon keadilan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono).

Jakarta, tanggal 7 Oktober 2009

Hormat kami,

Kuasa,

(JODHY NASUTION, S.H.)

Oleh: bagasuari | November 18, 2009

Contoh Surat Gugatan PTUN

Buat siapapun yg lagi bingung bikin tugas gugatan PTUN, berikut ini saya beri salah satu contoh variasi surat gugatan dari tugas Hukum Acara PTUN yg sudah saya kumpulkan beberapa minggu yg lalu. Semoga bermanfaat!

Jakarta, 26 Agustus 2009

 

Kepada Yth:

Bapak Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta

Jalan Sentra Primer Baru Timur, Pulo Gebang

Di Jakarta Timur

 

HAL: GUGATAN TUN

 

Dengan hormat,

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama: Alfito Pambudi, S.E.

Kewarganegaraan: Indonesia

Pekerjaan: Pegawai Negeri Sipil Departemen Kuangan Republik Indonesia

Alamat: Jalan Puspa Asri No. 1, RT 03/RW 12, Cirendes, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang

 

Dengan ini memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada:

Tri Djoko Prabowo, S.H., advokat dari kantor hukum Prabowo & Partners, berkedudukan di Perkantoran Mitra Matraman Blok A2/18, Jalan Matraman Raya No. 148, Jakarta Timur 13150, berdasarkan Surat Kuasa Khusus pada tanggal 24 Agustus 2009 (terlampir) bertindak untuk dan atas nama Alfito Pambudi, S.E., selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT.

 

Dengan ini mengajukan gugatan terhadap:

Negara Republik Indonesia cq. Menteri Keuangan Republik Indonesia, berkedudukan di Jalan Lapangan Banteng Timur No.3, Jakarta 10710, selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT.

 

Obyek gugatan sengketa TUN dalam perkara ini adalah Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil yang diterbitkan oleh Tergugat, selanjutnya disebut Obyek Gugatan.

 

ALASAN GUGATAN

  1. Bahwa yang menjadi obyek gugatan dalam perkara ini adalah Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009 yang dikeluarkan oleh Tergugat.

 

  1. Bahwa Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009  tanggal 15 Juni 2009 yang diterbitkan oleh Tergugat tersebut baru diterima oleh Penggugat pada hari Selasa, tanggal 16 Juni 2009. Oleh sebab itu, gugatan sengketa TUN yang diajukan masih dalam tenggang waktu untuk mengajukan gugatan TUN sesuai ketentuan dalam Pasal 55 Undang-undang No. 5 Tahun 1986 jo Undang-undang No. 9 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).

 

  1. Bahwa setelah menerima Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009, Penggugat mengajukan keberatan kepada Menteri Keuangan, namun belum mendapat jawaban sampai saat ini. Oleh karena itu, Surat Keputusan TUN yang diterbitkan oleh Tergugat termasuk sebagai obyek gugatan sengketa yang bersifat konkrit, individual, dan final serta menimbulkan akibat hukum bagi Penggugat sebagaimana yang diatur dalam ketentuan Pasal 1 ayat (3) Undang-undang No. 5 Tahun 1986 jo Undang-undang No. 9 Tahun 2004.
  2. Bahwa Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009 yang dikeluarkan oleh Tergugat semata-mata didasarkan atas adanya dugaan dari pejabat yang berwajib bahwa Penggugat melakukan tindak pidana berupa menerima suap.
  3. Bahwa Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009 dikeluarkan sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap mengenai tindak pidana yang diduga dilakukan oleh Penggugat.
  4. Bahwa Penerbitan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009 yang dikeluarkan oleh Tergugat tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (vide Pasal 8 dan Pasal 9).

 

KERUGIAN YANG DIALAMI PENGGUGAT AKIBAT PERBUATAN TERGUGAT

  1. Bahwa kerugian immateriil Penggugat berasal dari penderitaan Penggugat dan keluarga Penggugat yang mengalami trauma, rasa malu akibat perendahan martabat kemanusiaan Penggugat yang terlanggar.

 

  1. Bahwa dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009 oleh Tergugat, menimbulkan akibat hukum terhadap Penggugat dengan tidak lagi diterimanya hak-hak Penggugat sebagai Pegawai Negeri Sipil, yaitu tidak diterimanya gaji sejak ditahannya Penggugat sampai pada hari diajukannya gugatan ini.
  2. Bahwa dengan dikeluarkannya Surat Keputusan tersebut oleh Tergugat, kepentingan Penggugat sangat dirugikan karena tidak lagi dapat menjalankan perannya sebagai kepala rumah tangga dengan memberikan nafkah kepada keluarga yang menjadi kewajibannya.
  3. Bahwa dengan dikeluarkannya Surat Keputusan oleh Tergugat tersebut, Penggugat merasa diperlakukan tidak adil dan sewenang-wenang karena Tergugat menggunakan wewenang yang dimilikinya untuk tujuan yang berbeda dari yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan (detournement de pouvoir).
  4. Bahwa Surat Keputusan TUN yang menjadi obyek gugatan sengketa TUN dalam perkara ini terbukti melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana yang diatur dalam Pasal 53 ayat (2a) Undang-undang No. 5 Tahun 1986 jo Undang-undang No. 9 Tahun 2004 sehingga Surat Keputusan tersebut mengandung cacat hukum dan haruslah dinyatakan batal atau tidak sah demi hukum.

 

Berdasarkan uraian-uraian yang telah dikemukakan di atas, bersama ini Penggugat mohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memberikan putusan dengan amar putusan sebagai berikut:

Primair

1.  Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

2. Menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil atas nama Penggugat.

3. Memerintah kepada Tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 21/DEPKEU/VI/2009 tanggal 15 Juni 2009 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil atas nama Penggugat.

4. Memerintahkan kepada Tergugat untuk memenuhi hak-hak Penggugat sebagai Pegawai Negeri Sipil.

5.  Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara.

Subsidair

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aquo et bono).

 

 

Jakarta, Agustus 2009

 

Hormat Kami,

Kuasa Hukum Penggugat

 

 

TRI DJOKO PRABOWO, S.H.

 

 

 

Lampiran :

Surat Kuasa Khusus Penggugat

Salinan Keputusan Tata Usaha Negara yang dikeluarkan Menteri Keuangan Republik Indonesia

Fotokopi KTP Penggugat

 

Oleh: bagasuari | Oktober 31, 2009

Nasib Raja Hutan Aceh

Masih membekas dalam ingatan ketika beberapa hari yang lalu saya liat berita tentang seekor harimau sumatera yang sekarat dan kakinya membusuk karena terkena jebakan dari warga. Warga berkilah harimau tersebut sering memangsa ternak mereka. Hewan yang termasuk kategori dilindungi oleh undang-undang itu didiamkan tanpa pertolongan medis modern, hanya ada tabib tradisional. Ia terlihat kurus dan sangat lemah dalam kandang besar. Warga hanya melihatnya dari luar kandang dan seperti tidak ada daya untuk menolongnya. Saya betul-betul menangis melihat keadaan harimau itu.

Bukan hanya harimau, tapi konflik antara gajah dan manusia juga sudah sering terjadi. Jika ada warga yang jadi korban, pasti hewan2 itu yang disalahkan. Ada apa dengan hutan tempat tinggal mereka hingga mereka jauh keluar dari hutan untuk mencari makan di permukiman penduduk? Hutan mereka rusak. Makanan mereka hilang. Mereka lapar dan tidak punya tempat berteduh. Insting dasar mereka menuntunnya ke tempat yang menyediakan makanan. Apakah mereka bisa disalahkan? Tidak! Seharusnya kita yang diciptakan sebagai makhluk paling sempurna di dunia, yang harusnya melindungi mereka dan tempat tinggal mereka.

Seandainya saya jadi dr. Dolittle, manusia yang bisa bicara dengan hewan, atas nama bangsa manusia, saya ingin minta maaf pada semua hewan yang pernah disakiti oleh bangsa kami.

 

Oleh: bagasuari | Oktober 31, 2009

Catatan Senior

Mahasiswa tingkat akhir.. Mahasiswa tingkat akhir.. kata2 yg mengerikan..

Padahal baru semester 5.. Padahal baru masuk konsentrasi..

Tapi adik angkatan dah punya 2.. Berarti aku emang udah tua. .

Ya..ya..ya..umur emang  g bisa dilawan..Berarti aku dah bisa dibilang senior dong..

Mbohlah..pokoke aku mo ngasih nasihat buat para junior yg masih ijo dlm hal kuliah:

  1. Pilih teman yg pinter, sederhana, gak pelit, dan yg lebih penting bisa dimanfaatkan!
  2. Jangan sekali-kali nitip presensi sama orang yg terlalu bertanggungjawab, atau kalian bakal mengalami Tragedi Centang Berdarah.
  3. Jangan ambil makul yg bukan kalender semestermu, atau kalian bakal mengalami Tragedi Senyuman Maut.

Penasaran ama nasihat2 berikutnya?

Tunggu kelanjutannya kapan2!

Oleh: bagasuari | Oktober 16, 2009

Tulisan Pertama

Hati kecilku tanya,” Sbenarnya tujuanku bikin blog apa y..”

Otakku menjawab,” Belajar nulis dong! Mungkin kalo g jadi kriminolog bisa alih profesi jadi penulis!”

“Ah, masa sih! Bukannya pengen pamer tulisanmu ama orang lain?” hati kecilku masih ngeyel.

“Hmmm….mungkin juga, sih. Tapi kalo tulisanku bermanfaat buat orang lain kenapa gak?” kata Otakku sambil senyum simpul.

Older Posts »

Kategori